KEMAJUAN TEKNOLOGI DI INDONESIA

Melalui kemajuan teknologi keamanan data, kecanggihan proses sertifikasi dan verifikasi tanda tangan digital berada pada titik tertinggi sepanjang masa. Rionald menjelaskan, tanda tangan digital bisa diibaratkan SIM sebagai bentuk identifikasi pribadi, meski menekankan tingkat keamanan tambahan yang terlibat dalam format digital. Akses diberikan ke data terenkripsi ketika ‘kunci publik’ dan ‘kunci privat’ cocok, menjamin dengan tingkat kepastian tertinggi bahwa orang yang memegang kunci privat pada kenyataannya adalah pemilik akun yang sah. Penggunaan biometrik, alat fisik verifikasi identitas seperti sidik jari dan pemindaian wajah, dianggap sebagai otentikasi dua faktor paling aman yang saat ini digunakan.

Seperti yang dijelaskan Rionald, pencuri bisa masuk ke bank, tetapi mereka tidak bisa mengakses brankas Anda. Meskipun mereka dapat melihat bahwa Anda memiliki brankas di bank, tanpa kunci atau kata sandi Anda, mereka tidak dapat memperoleh akses.

Tanda tangan digital dan elektronik diakui secara resmi di pengadilan berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 (“UU EIT”), Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Sistem Elektronik serta Peraturan Menteri Transaksi dan Komunikasi dan Informatika Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *